

PENGUNGKAPAN FAKTA TENTANG YESUS DAN KRISTEN
A. KELAHIRAN YESUS
Sebenarnya masih terdapat polemic siapa yang mengajarkan atau pendiri agama Kristen. Yesus atau Paulus dari Tarsus. Karena dalam Injil tak pernah disebutkan bahwa Yesus mengatakan bahwa ia pendiri agama Kristen.Akan tetapi bagaimanapun juga tanpa adanya Yesus atau Isa tak akan ada agama Kristen.
Yesus dilahirkan sekitar tahun 8 hingga 4 SM karena kerajaan Romawi melaksanakan sensus setiap 14 tahun sekali dan sensus pertama dilaksanakan tahun 6 SM.
Kita juga dapat menentang pendapat bahwa Yesus lahir bulan Desember karena dalam Injil Lukas disebutkan terdapat gembala yang menggembalakan ternaknya pada malam hari saat Yesus dilahirkan (2:8). Namun di Palestina pun cuaca dingin dan turun salju, jadi saat kelahiran itu pastilah di luar musim dingin karena para gembala tidak akan keluar pada saat tersebut. Musim yang lebih mungkin adalah musim semi atau musim gugur. Hal ini diperkuat dalam keterangan di Al-Quran yaitu Surat Maryam : 24-26 bahwa Maria atau Maryam (dalam perspektif Islam) disuruh menggoyangkan pohon kurma. Tentu pohon kurma tidak akan berbuah di waktu salju turun. Hal ini berbeda sekali apa yang umum kita ketahui bahwa Yesus dilahirkan di sebuah kandang domba ?
Tidak banyak yang kita ketahui tentang Yesus di masa kanak-kanak; kisahnya mulai banyak diungkapkan untuk perjalanan hidupnya setelah berusia tigapuluhan, saat dibaptis oleh Yahya. Dalam Al-Quran surat Maryam : 27-34 disebutkan tentang Yesus yang masih bayi dapat berbicara kepada kaum Yahudi pada waktu itu tentang siapa dirinya. Dan mungkin Yesus sebelum menjalankan Kerasulannya adalah seorang tukang Kayu seperti Bapaknya seperti yang disebutkan dalam Markus 6: 1-6, Yesus disebut “ tukang kayu “
Nama Yesus sebenarnya juga masih menjadi misteri. Yesus terjemahan dari bahasa Yunani dari Joshua merupakan nama yang sangat popular di Palestina. Pada abad 1 M mungkin ada sekitar 14 % laki-laki yang diberi nama Yesus. Besar kemungkinan nama aslinya Yehoshua, sebuah nama umum orang Yahudi. Yesus terjemahan bahasa Yunani dari Joshua merupakan nama yang sangat populer di Palestina. Misalnya dari 28 pendeta tinggi Yahudi dari zaman Heroid Agung hingga penghancuran kuil. Empat diantaranya diberi nama Yesus ( Yesus putra Phabet / Phiabi, Yesus Putra Sik atau Sei, Yesus putra Damneus, Yesus Putra Damaliel ). Dengan menggunakan daftar para pendeta tinggi Yahudi ini sebagai contoh represantif dari nama lelaki di Palestina pada abad 1 M mungkin ada sekitar 14% laki-laki yang diberi nama Yesus. Jelasnya tidak terlalu sulit untuk membayangkan bahwa Yesus Kedua adalah orang yang diinterogasi pada malam sebelum penyaliban, bahwa orang inilah yang disangkal Petrus dan bahwa orang inilah yang akan disalib pada hari berikutnya.
injil maria magdalena
B. INJIL
Terdapat beberapa versi dalam injil dan seperti diketahui sekarang hanya dikenal Injil Markus, Injil Matius, Injil Lukas dan Injil Yohanes/ Yahya dan kesemuanya disebut sebagai Injil Kanionik. Injil Markus, Matius dan Lukas disebut sebagai injil Sinoptik karena disusun berdasar dokumen yang hilang atau Q.
- Kitab Injil Markus ditulis di Roma ± 40 tahun setelah penyaliban. Papias berkata Markus menjadi interpretus Petrus menulis apa yang diingatnya namun tidak dengan urutan yang pasti dan menggantungkan diri pada Petrus.. Dr C.J Cardoux, Guru Besar Mackennal Studi sejarah Gereja di Oxford berkata Injil Markus ditulis setelah meninggalnya Petrus ( th 65 M )
- Kitab Injil Matius ditulis dalam bahasa yunani di Antioch kira kira pada tahun 90 M dan ditulis menggunakan 2 dokumen yang hilang yakni Q dan Urmarcus
- Kitab Injil Lukas ditulis tahun 80 M untuk memenuhi keinginan Yang Mulia Theophilus seorang pejabat di Roma. Penulisnya sahabat dan teman seperjalanan Santo Paulus
Injil Markus, Matius dan Lukas memiliki berbagai kesamaan dan disebut sebagai Injil Sinoptik karena disusun berdasarkan dokumen hilang. Injil Yohanes menggambarkan tradisi yang berbeda dalam gereja-gereja Kristen awal.
Kitab Suci Perjanjian Baru yang memuat empat injil Kanionik tersebut diratifikasi oleh Dewan Hippo tahun 393 M, Sinode Charttage tahun 397 M dan Dewan Carthaginia tahun 419 M.
Sebenarnya masih terdapat Injil-injil yang lain yang jumlahnya selain dari keempat injil tersebut, Injil-injil tersebut dinamakan Injil Apokrif atau Proto kanonika.
Berikut Daftar Injil Apokrif :
- Dialog Sang Juru Selamat
- Injil Andreas
- Injil Apelles
- Injil Bardesanes
- Injil Barnabas
- Injil Bartelomeus
- Injil Basiludus
- Injil Kelahiran Maria
- Injil Carenthus
- Injil Hawa
- Injil Ebionit
- Injil Orang-orang Mesir
- Injil Encratitus
- Injil 4 wilayah surgawi
- Injil Orang-orang Ibrani
- Injil Hesychius
- Injil Masa kecil Yesus Kristus
- Injil Judas Iskariot
- Injil Jude
- Injil Marcion
- Injil Mani
- Injil Maria
- Injil Mattias
- Injil Merinathus
- Injil Menurut Kaum Nazaret
- Injil Nicomedus
- Injil Kesempurnaan
- Injil Petrus
- Injil Philipus
- Injil Pseudo-Matius
- Injil Scythianus
- Injil Tujuh Puluh
- Injil Thaddaeus
- Injil Thomas
- Injil Titan
- Injil Kebenaran
- Injil 12 rasul
- Injil Valentinus
- Protevangelian James
- Injil Rahasia Markus
- Injil Thomas masa kecil Yesus Kristus
Dan berdasarkan hal tersebut diragukan bahwa keempat pengarang injil dalam perjanjian baru hidup sejaman atau bersama Yesus dan 3 abad pertama Masehi atau yang lebih dikenal dengan era Kristen tidak ada kanon resmi perjanjian baru. Setiap gereja memiliki doktrin dan kitab suci yang diyakininya sendiri-sendiri. Pendeta T.E. Tucker berpendapat Injil-injil disusun itu jelas mencerminkan kebutuhan kebutuhan praktis masyarakat dan untuk itu pulalah injil-injil itu ditulis. Dalam injil-injil itu digunakan bahan tradisional, tetapi tidak diragukan bahwa disitu terdapat perubahan-perubahan dan tambahan atau pengurangan bagian-bagian tertentu yang tidak sesuai dengan tujuan penulisnya. Dan yang menimbulkan pertanyaan yaitu Bisakah Kitab Suci itu diselimuti kembali jejaknya sampai pada seorang yang konon menerima Wahyu itu pertama kalinya ?. Dari 27 perjanjian baru 14 dihubungkan dengan Paulus walaupun 4 atau 5 tersebut ditulis orang lain.
C. ASAL USUL TRINITAS
Tertulianus, pengacara Afrika yang menjelaskan doktrin Tritunggal. Tertulianus lahir di Kartago, dengan nama Quintus Septimius Florens Tertullianus, ia dibesarkan dalam keluarga berkebudayaan kafir (pagan) serta terlatih dalam kesusasteraan klasik, penulisan orasi, dan hukum. Pada tahun 196 ketika ia mengalihkan kemampuan intelektualnya pada pokok-pokok Kristen, ia mengubah pola pikir dan kesusasteraan gereja di wilayah Barat. Ia memperkenalkan istilah "Trinitas" (dari kata yang sama dalam bahasa Latin) dalam perbendaharaan kata Kristen; sekaligus kemungkinan, merumuskan "Satu Allah, Tiga Pribadi".
Ketika orang-orang Kristen Yunani masih bertengkar tentang keilahian Kristus serta hubunganNya dengan Allah Bapa, Tertulianus sudah berupaya menyatukan kepercayaan itu dan menjelaskan posisi ortodoks. Maka, ia pun merintis formula yang sampai hari ini masih kita pegang: Allah adalah satu hakikat yang terdiri dari tiga pribadi.Ketika dia menyiapkan apa yang menjadi doktrin Trinitas, Tertulianus tidak mengambil terminologinya dari para filsuf, tetapi dari Pengadilan Roma. Kata Latin substantia bukan berarti "bahan" tetapi "hak milik". Arti kata persona bukanlah "pribadi", seperti yang lazim kita gunakan, tetapi merupakan "suatu pihak dalam suatu perkara" (di pengadilan). Dengan demikian, jelaslah bahwa tiga personae dapat berbagi satu substantia. Tiga pribadi (Bapa, Putra dan Roh Kudus) dapat berbagi satu hakikat (kedaulatan ilahi).
D. KEBANGKITAN KRISTEN MENJADI AGAMA
Kristen mulai berkembang menjadi suatu agama dan diakui yaitu pada zaman Kaisar Konstantinus 1 sekitar tahun 312 Masehi. Sangat diragukan apakah Kostatinus melakukan pertobatan setelah melihat Salib ( Penglihatan akan Salib ). Bagaimanapun juga Konstatinus adalah seorang ahli politik unggul dan sangat menyanjung agama tradisi Kekaisaran Romawi yaitu agama yang memuja Dewa Matahari.
Konstatinus adalah pebisnis kawakan. Karena melihat perkembangan agama Kristen yang semakin pesat dalam wilayah Kekaisarnnya maka ia pun melebur simbol-simbol matahari menjadi Kristen yaitu Cakram matahari kuno menjadi lingkar halo para santo Katolik, Piktogram Isis yang sedang menyusui putranya diwujudkan dalam Maria yang menyusui Yesus, Mitra, altar, doksologi, komuni (tindakan makan Tuhan) diambil dari agama Pagan (Kafir) dan 25 Desember adalah hari lahir Osiris, Adonis, Dionysus dan Sri Krisna (Hindu)
Kristen menghormati hari sabat Yahudi, maka digeser Konstatinus menjadi hari minggu ( SUN-DAY), hari Matahari
E. PETEMUAN EKUMENIKAL-KONSELI NICEA
Setelah agama Kristen mendapat posisi yang aman di pemerintahan, para teolog-teolog mulai berkutat soal doktrin-doktrin agama. Salah satu doktrin yang pada saat itu sering disalah artikan adalah doktrin Tritunggal.
Arius dari Aleksandria memulai ajaran sesat Arianisme. Ajarannya akhirnya menimbulkan bentrokan antara pengikut Arianisme dan penolak ajarannya. Kaisar Konstantinus turun tangan untuk mencegah kejadian yang lebih buruk dengan mengadakan konsili di kota Nicea, Asia Kecil yang dihadiri lebih dari tiga ratus uskup. Mereka menjelaskan pandangan mereka dengan merumuskan sebuah pengakuan iman. Semua uskup kecuali dua orang setuju dan menandatangani pernyataan iman tersebut dan kedua uskup yang menolak serta Arius diasingkan oleh gereja.
Konsili Nicea bukan saja mulai menyelesaikan masalah teologi, tetapi juga menjadi teladan bagi gereja dan negara. Pada tahun-tahun berikutnya, ketika masalah rumit muncul di Gereja, maka hal itu diselesaikan melalui kebijaksanaan kolektif para uskup. Konstantinus mulai dengan praktik menyatukan negara dan gereja dalam hal mengambil keputusan. Namun, hal ini menimbulkan masalah pada abad-abad berikutnya. Dan Pada Konseli ini Yesus Putra Maria diangkat menjadi Putra Tuhan. Yesus sebelum Konseli Nicea dipandang para pengikutnya sebagai nabi yang dapat mati, seorang lelaki yang punya keagungan, tapi tak lebih dari seorang manusia, seorang fana, manusia biasa. Penetapan Yesus sebagai Putra Tuhan secara resmi diusulkan dan ditetapkan melalui Voting oleh Konseli Nicea. Karena Konstantine mengangkat Yesus maka catatan kehidupan duniawi Yesus dihapuskan dan disusun sebuah Alkitab baru.
F. Nubuwat Yesus terhadap Muhammad
aku telah berbagi Banyak hal bagi kamu, tetapi kamu tidak bisa membawanya sekarang. Bagaimana apakah (itu) ketika ia, roh itu datang sebagai pemandu [yang] kamu ke dalam semua kebenaran. Dalam Al Quran surat 61 : 6 Yesus berkata : "Hai Bani Israel, sesungguhnya aku adalah utusan Allah kepadamu, membenarkan kitab (yang turun) sebelumku, yaitu Taurat dan memberi kabar gembira dengan (datangnya) seorang Rasul yang akan datang sesudahku, yang namanya Ahmad (Muhammad)" Maka tatkala rasul itu datang kepada mereka dengan membawa bukti-bukti yang nyata, mereka berkata: "Ini adalah sihir yang nyata".
Injil Non Kanionik : Injil Santo Barnabas Mengatakan :
” Nama penghibur itu mengagumkan, Karena Allah telah memberikan nama kepadanya ketika dia menciptakan ruh-nya dan menempatkannya ke dalam cahaya gemerlapan langit. ” Allah Berfirman : Tunggulah Muhammad sebagai tempatmu akan Aku cipta Surga Firdaus, Yaitu dunia, dan banyak sekali mahluk, yang daripadanya Aku akan membuatkan hadiah untukmu, sedemikian rupa sehingga siapa saja yang menolongmu akan mendapatkan rahmatku dan siapa saja yang berlaku keji terhadapmu akan menerima Siksa-Ku. Pada saatnya Aku akan mengirimmu ke dunia. Aku akan mengirim kamu sebagai utusan-Ku untuk membebaskan, dan kata-katamu pasti benar, meskipun langit dan bumi gagal, Imanmu tidak pernah gagal, ” Muhammad adalah nama yang dirahmati Nya kemudian kerumunan orang itu pun berteriak ” Wahai Allah, kirimkanlah utusan-Mu itu kepada kami, Wahai Muhammad datanglah secepatnya untuk membebaskan dunia.
Injil Santo Barnabas disunting dan diterjemahkan oleh Loudale dan Laura Ragg.Oxford dan manuskrip yang terdapat di perpustakaan Imperial di Wina.
Injil Yahya pasal 16:12, Yesus menjelaskan ” Tetapi jika ia datang yaitu Roh kebenaran, akan membawamu kepada kebenaran, karena tiada ia berkata-kata dengan kehendaknya sendiri melainkan yang didengarnya juga akan dikatakannya....” Roh kebenaran itu tentu saja adalah Sosok Nabi Muhammad SAW.
G. Bagaimana Memahami asal muasal Kristen ?
Yesus tidak memiliki kesempatan untuk melaksanakan banyak diantara ajaran-ajarannya Ex Lukas 22 :36. dan dalam kitab injil kanionik sama sekali tidak menyebut Trinitas bahkan Santo Paulus yang memasukkan gagasan asing ke dalam Kristen tidak mengetahu Trinitas. Surat- Surat Paulus dalam perjanjian baru menangggalkan konsep ” Hamba ” bukan Putra. Tahun 45 M
Dalam Ecclesiastical History, Eusebius pamphili, Uskup Kaisaria pada abad ke 3 mengusulkan sebuah kanon kitab suci perjanjian baru, Kitab suci Perjanjian Baru diratifikasi oleh Dewan Hippo tahun 393 M, Sinode Chartage 397 M dan Dewan Carthaginia tahun 419 M. Yesus atau Isa bukanlah pencipta atau pendiri agama baru melainkan seorang rasul yang diutus untuk bangsa Israel. 3 abad pertama boleh disebut sebagai era Kristen dan tidak ada kanon resmi perjanjian baru dan tiap gereja memilki kitab dan dogmanya masing-masing.
Bagaimana memahami asal muasal agama Kristen ? Jawabannya hanya satu yaitu Paulus Tarsus !!! yang mendistorsi pesan, kenabian dan Injil Isa tidak ditemukan dalam perjanjian baru kontemporer.
Fragmen-fragmen tambahan mengenai Kenabian Isa mungkin dipelihara dalam bagian-bagian dari apa yang disebut Kitab Apokrif Era Kristen. Kanon terakhir Perjanjian baru mencakup Injil : Markus, Matius,Lukas dan Yohanes dengan mengorbankan banyak Injil ” Apokrif Lain ”. 3 yang pertama memiliki berbagai kesamaan yang mengarah pada penunjukkan ketiganya disebut sebagai Injil Sinoptik. Injil Yohanes menggambar tradisi yang berbeda dalam gereja-gereja kristen awal. Sumber Alkitab berasal dari Q ( Quelle Eijman) atau Sumber. 2 sumber tertulis & sumber Mukjizat. Q1 : 50 M, Q2 : 65 M, Q3: 75 M
H. YESUS HANYA UNTUK ORANG ISRAEL ATAU YAHUDI
Yesus sebenarnya datang hanya untuk Bani Israel atau Yahudi dan bukan untuk seluruh umat manusia maupun sekalian alam. Berikut pernyataan-pernyataan Yesus mengenai hal tersebut :
Matius 10: 5-6 / Markus 6: 6b-13 / Lukas 9:1-6, ” Dua belas orang ini diutus Yesus dengan perintah-perintah berikut : ” Janganlah pergi ke tempat orang-orang non Yahudi dan jangan memasuki Kota orang-orang Samaritan, tetapi temuilah domba-domba yang tersesat dari tanah Israel... ”
Yesus menolak menyembuhkan seorang pendeta Rematik hanya karena ibu korban adalah seorang Kanaan, salah seorang anggota kelompok etnis masyarakat yang menghuni Palestina sebelum dan kemudian berdampingan dengan Bangsa Israel.
Matius 15:21-28, Yesus meninggalkan tempat itu kemudian pergi menuju wilayah Tirus dan Sidon. Sesaat kemudian seorang perempuan Kanaan dari wilayah itu datang dan mulai berteriak ” Kasihilah aku, Tuan Putra Daud ; putriku disiksa oleh iblis ” Namun ia tidak menjawab perempuan itu sama sekali. Lalu murid-muridnya datang dan mendesaknya, sambil mengatakan ” Suruhlah ia pergi, karena ia terus menerus berteriak di belakang kami, Dia menjawab ” Aku hanya dikirim untuk domba-domba yang tersesat dari tanah Israel ” Namun perempuan itu datang dan berlutut di hadapannya, dengan mengatakan ” Tuan tolonglah aku,” Dia menjawab ” Adalah tidak adil mengambil makanan anak-anak lalu melemparkannya pada anjing-anjing” , ” Ya Tuan meskipun anjing-anjing itu makan sisa makanan yang jatuh dari meja tuannya ” Kemudian Yesus menjawab ” Ibu, Imannmu sungguh besar ! Biarkanlah terjadi sesuai dengan keinginanmu ; Dan putrinya sembuh seketika !
Matius 7:6, ” Jangan berikan yang suci kepada anjing-anjing dan jangan melemparkan mutiara di hadapan babi-babi, atau mereka akan menginjaknya dengan kaki mereka kemudian berpaling dan melukaimu ”
Demikianlah beberapa kutipan yang menyebutkan bahwa Yesus hanya untuk orang Israel dan bukan untuk seluruh dunia.
I. Persaksian akan Penyaliban Yesus
Injil Barnabas, dianggap Kanionik oleh gereja Alexandria hingga 325 M ; banyak dikutip oleh Ireanus, Uskup Lyon pada abad ke-2 M ; dan digunakan sebagai landasan untuk Vulgatanya Jerome ; terjemahan Alkitab dalam bahasa latin setelah diotorisasi oleh gereja Katolik Roma. Terdapat 2 klaim yang menggabungkan identitas 2 kitab yang berbeda, Injil Barnabas dan Surat Barnabas. Injil Barnabas adalah kitab yang dianggap Kanionik oleh gereja Alexandria ; atau setidaknya yang dibaca dalam kebaktian-kebaktian mereka ; sedangkan surat Barnabas merupakan kitab yang disebutkan oleh banyak sekali pendeta gereja awal termasuk Dementus dari Alexandria, Drigen, Eusebius dan Jerome. Kutipan Injil Barnabas : ” Ketika para tentara yang dipimpin oleh Yudas sudah mencari tempat dimana Yesus berada..... Tuhan karena melihat bahwa atas hamba-Nya, memerintahkan Gabriel, Michael, Rafael dan Uriel, para pembantu-Nya, untuk mengeluarkan Yesus dari dunia. Para malaikat suci itu pun datang dan mengambil Yesus.... Kemudian menempatkannya di Surga ketiga ditemani para malaikat dan diberkati Tuhan untuk selamanya.... Yudas kemudian mengalami perubahan suara dan wajahnya hingga ia menyerupai Yesus...para tentara kemudian mengambil dan membelenggunya, dengan mencemooh...kemudian para tentara itu pun hilang kesabaran. Dan dengan pukulan serta tendangan mereka mulai menghina Yudas. Kemudian dengan amarah yang amat sangat, mereka membawanya ke Yerusalem ( Injil Barnabas 215-217 )
” Kemudian mereka mengarak Yudas ke gunung Calvary, tempat mereka biasa menggantung para penjahat dan disanalah mereka menyalib Yudas dalam keadaan telanjang, karena kejahatan yang sangat besar. Yudas benar-benat tidak bisa melakukan apa pun kecuali menangis, ” Tuhan, mengapa engkau meninggalkan aku, dengan melihat pengamat lari dan aku mati secara tidak adil ”. Aku benar benar melihat bahwa suara, wajah dan sosok Yudas begitu mirip dengan Yesus sehingga murid-muridnya dan orang yang beriman sepenuhnya percaya bahwa dialah Yesus....Karena Yesus telah bersabda bahwa ia tidak akan mati hingga menjelang akhir dunia ; bahwa pada saat itu ia diangkat dari dunia. Namun mereka yang tetap teguh dengan ajaran Yesus begitu merasakan kesedihan yang mendalam, karena melihat dia yang mati sama sekali mirip dengan Yesus sehingga mereka tidak mengingat lagi bahwa Yesus telah bersabda.... Murid-murid yang tidak takut kepada Tuhan pergi pada malam hari ( dan ) mencuri tubuh Yudas lalu menyembunyikannya, kemudian menyiarkan berita bahwa Yesus telah dibangkitkan kembali ; itulah sumber dari munculnya kebingungan besar ( Injil Barnabas 219-221 )
Injil Yohanes : Perbuatan Yohanes 97-99 :
Dan kami seperti orang-orang yang heran atau kebingunagn, kami berlari ke sana ke mari. Demikianlah, aku melihatnya menderita serta tidak tahan dengan penderitaannya, kemudian berlari menuju bukit Zaitun, meratapi apa yang telah terjadi. Dan ketika ia digantung ( di atas tiang salib ) pada hari Jumat, pada jam 6.00 hari itu, muncullah kegelapan menyelimuti seluruh bumi. Dan Tuhanku berdiri di tengah goa dan menjelaskan hal itu seraya bersabda ” Yohanes, bagi oranr-orang yang ada di Yerusalem, aku memang disalib dan ditusuk dengan tombak dan bambu, serta diberi cuka dan empedu untuk diminum. Namun bagimu aku tengah berbicara danmendengarkan apa yang aku katakan....” dan ketia Ia selesai mengatakan hal ini ; ia menunjukkan padaku sebuag salib cahaya yang sangat kokoh, dan di sekitar salib itu ada kerumunan yang sangat besar, yang tidak memiliki bentuk tunggal : dan didalamnya ( salib itu ) terdapat satu bentuk kemiripan yang sama. Dan aku melihat Tuhan sendiri ada di atas salib. Aku adalah orang yang kini tidak bisa kamu dengar, tetapi kamu hanya bisa mendengar suara-Ku. Aku dijadikan seseorang yang bukan aku, aku bukanlah diriku bagi banyak orang lain ; tetapi apa yang akan mereka katakan tentang aku tidak berarti apa-apa untukku...Demikianlah aku tidak menderita segala hal yang mereka katakan tentang aku ; bahkan penderitaan yang aku tunjukkan kepadamu dan kepada murid-muridku dalam tarian ; itulah yang aku sebut sebagai misteri...kamu mendengar bahwa aku menderita, padahal aku tidak menderita segala hal yang akan mereka katakan tentang aku dan bahwa aku ditombak, padahal aku tidak terluka ; bahwa darah mengalir dariku, padahal tidak ada darah yang mengalir ; dan singkatnya apa yang mereka katakan tentang aku, aku tidak mengalaminya, tetapi apa yang mereka katakan, itulah hal-hal yang membuatku menderita...”
J. PENUTUP
Banyak orang di luar Islam tidak mengetahui atau menyadari bahwa umat Islam mempercayai semua kitab-kitab suci yang diturunkan oleh Allah. Zabur (Mazmur), Taurat, Injil dan Al Quran adalah bagian dari Rukun Iman orang-orang Islam. Perbedaan pandangan umat Islam ialah umat Islam berpendapat kitab-kitab yang terdapat di dalam Perjanjian Lama dan Perjanjian Baru bukanlah dalam bentuknya yang asli. Dan Alqur'an telah menyempurnakan semua kitab-kitab itu. Umat Islam dapat menemukan Allah di dalam Yesus tanpa mendewakannya, dan lebih dari itu sesungguhnya Yesus merupakan hambatan bagi mereka dalam hal menemukan Allah pada Yesus, lantaran pendewaan merupakan hambatan dalam mencari Yesus bagi apapun di balik Yesus.Suatu Jembatan Dialog antara Kristen dan Islam perlu dikembangkan dalam mencari potret diri Yesus. Kebenaran yang nyata telah tersirat di dalam Al-Quran maka penggalian tentang kebenaran berdasarkan Al-Quran adalah suatu rangkaian positif dalam usaha penyelamatan umat kepada ajaran yang benar. Islam sangat menghormati nabi Isa, kelahiran mahluk manusia tanpa ayah, sebagaimana terjadi pada Yesus merupakan mukjizat Allah yang luar biasa, sebelumnya juga terjadi pada nabi Adam ( tanpa ayah dan ibu ). Mempelajari kembali agama Allah yang benar dapat menuntun manusia mencapai kebenaran itu sendiri.
Pertanyaan : Apakah kita harus mengikuti ajaran manusia tentang agama sementara ada ajaran agama yang benar yang diturunkan oleh Allah SWT lewat Rasulnya yang mulia Nabi Muhammad SAW ?
Hasrat : Seandainya orang Katolik atau Kristen mau berpikir ?
BERPIKIRLAH ?
PENGUNGKAPAN FAKTA TENTANG YESUS DAN KRISTEN
A. KELAHIRAN YESUS
Sebenarnya masih terdapat polemic siapa yang mengajarkan atau pendiri agama Kristen. Yesus atau Paulus dari Tarsus. Karena dalam Injil tak pernah disebutkan bahwa Yesus mengatakan bahwa ia pendiri agama Kristen.Akan tetapi bagaimanapun juga tanpa adanya Yesus atau Isa tak akan ada agama Kristen.
Yesus dilahirkan sekitar tahun 8 hingga 4 SM karena kerajaan Romawi melaksanakan sensus setiap 14 tahun sekali dan sensus pertama dilaksanakan tahun 6 SM.
Kita juga dapat menentang pendapat bahwa Yesus lahir bulan Desember karena dalam Injil Lukas disebutkan terdapat gembala yang menggembalakan ternaknya pada malam hari saat Yesus dilahirkan (2:8). Namun di Palestina pun cuaca dingin dan turun salju, jadi saat kelahiran itu pastilah di luar musim dingin karena para gembala tidak akan keluar pada saat tersebut. Musim yang lebih mungkin adalah musim semi atau musim gugur. Hal ini diperkuat dalam keterangan di Al-Quran yaitu Surat Maryam : 24-26 bahwa Maria atau Maryam (dalam perspektif Islam) disuruh menggoyangkan pohon kurma. Tentu pohon kurma tidak akan berbuah di waktu salju turun. Hal ini berbeda sekali apa yang umum kita ketahui bahwa Yesus dilahirkan di sebuah kandang domba ?
Tidak banyak yang kita ketahui tentang Yesus di masa kanak-kanak; kisahnya mulai banyak diungkapkan untuk perjalanan hidupnya setelah berusia tigapuluhan, saat dibaptis oleh Yahya. Dalam Al-Quran surat Maryam : 27-34 disebutkan tentang Yesus yang masih bayi dapat berbicara kepada kaum Yahudi pada waktu itu tentang siapa dirinya. Dan mungkin Yesus sebelum menjalankan Kerasulannya adalah seorang tukang Kayu seperti Bapaknya seperti yang disebutkan dalam Markus 6: 1-6, Yesus disebut “ tukang kayu “
Nama Yesus sebenarnya juga masih menjadi misteri. Yesus terjemahan dari bahasa Yunani dari Joshua merupakan nama yang sangat popular di Palestina. Pada abad 1 M mungkin ada sekitar 14 % laki-laki yang diberi nama Yesus. Besar kemungkinan nama aslinya Yehoshua, sebuah nama umum orang Yahudi. Yesus terjemahan bahasa Yunani dari Joshua merupakan nama yang sangat populer di Palestina. Misalnya dari 28 pendeta tinggi Yahudi dari zaman Heroid Agung hingga penghancuran kuil. Empat diantaranya diberi nama Yesus ( Yesus putra Phabet / Phiabi, Yesus Putra Sik atau Sei, Yesus putra Damneus, Yesus Putra Damaliel ). Dengan menggunakan daftar para pendeta tinggi Yahudi ini sebagai contoh represantif dari nama lelaki di Palestina pada abad 1 M mungkin ada sekitar 14% laki-laki yang diberi nama Yesus. Jelasnya tidak terlalu sulit untuk membayangkan bahwa Yesus Kedua adalah orang yang diinterogasi pada malam sebelum penyaliban, bahwa orang inilah yang disangkal Petrus dan bahwa orang inilah yang akan disalib pada hari berikutnya.
injil maria magdalena
B. INJIL
Terdapat beberapa versi dalam injil dan seperti diketahui sekarang hanya dikenal Injil Markus, Injil Matius, Injil Lukas dan Injil Yohanes/ Yahya dan kesemuanya disebut sebagai Injil Kanionik. Injil Markus, Matius dan Lukas disebut sebagai injil Sinoptik karena disusun berdasar dokumen yang hilang atau Q.
- Kitab Injil Markus ditulis di Roma ± 40 tahun setelah penyaliban. Papias berkata Markus menjadi interpretus Petrus menulis apa yang diingatnya namun tidak dengan urutan yang pasti dan menggantungkan diri pada Petrus.. Dr C.J Cardoux, Guru Besar Mackennal Studi sejarah Gereja di Oxford berkata Injil Markus ditulis setelah meninggalnya Petrus ( th 65 M )
- Kitab Injil Matius ditulis dalam bahasa yunani di Antioch kira kira pada tahun 90 M dan ditulis menggunakan 2 dokumen yang hilang yakni Q dan Urmarcus
- Kitab Injil Lukas ditulis tahun 80 M untuk memenuhi keinginan Yang Mulia Theophilus seorang pejabat di Roma. Penulisnya sahabat dan teman seperjalanan Santo Paulus
Injil Markus, Matius dan Lukas memiliki berbagai kesamaan dan disebut sebagai Injil Sinoptik karena disusun berdasarkan dokumen hilang. Injil Yohanes menggambarkan tradisi yang berbeda dalam gereja-gereja Kristen awal.
Kitab Suci Perjanjian Baru yang memuat empat injil Kanionik tersebut diratifikasi oleh Dewan Hippo tahun 393 M, Sinode Charttage tahun 397 M dan Dewan Carthaginia tahun 419 M.
Sebenarnya masih terdapat Injil-injil yang lain yang jumlahnya selain dari keempat injil tersebut, Injil-injil tersebut dinamakan Injil Apokrif atau Proto kanonika.
Berikut Daftar Injil Apokrif :
- Dialog Sang Juru Selamat
- Injil Andreas
- Injil Apelles
- Injil Bardesanes
- Injil Barnabas
- Injil Bartelomeus
- Injil Basiludus
- Injil Kelahiran Maria
- Injil Carenthus
- Injil Hawa
- Injil Ebionit
- Injil Orang-orang Mesir
- Injil Encratitus
- Injil 4 wilayah surgawi
- Injil Orang-orang Ibrani
- Injil Hesychius
- Injil Masa kecil Yesus Kristus
- Injil Judas Iskariot
- Injil Jude
- Injil Marcion
- Injil Mani
- Injil Maria
- Injil Mattias
- Injil Merinathus
- Injil Menurut Kaum Nazaret
- Injil Nicomedus
- Injil Kesempurnaan
- Injil Petrus
- Injil Philipus
- Injil Pseudo-Matius
- Injil Scythianus
- Injil Tujuh Puluh
- Injil Thaddaeus
- Injil Thomas
- Injil Titan
- Injil Kebenaran
- Injil 12 rasul
- Injil Valentinus
- Protevangelian James
- Injil Rahasia Markus
- Injil Thomas masa kecil Yesus Kristus
Dan berdasarkan hal tersebut diragukan bahwa keempat pengarang injil dalam perjanjian baru hidup sejaman atau bersama Yesus dan 3 abad pertama Masehi atau yang lebih dikenal dengan era Kristen tidak ada kanon resmi perjanjian baru. Setiap gereja memiliki doktrin dan kitab suci yang diyakininya sendiri-sendiri. Pendeta T.E. Tucker berpendapat Injil-injil disusun itu jelas mencerminkan kebutuhan kebutuhan praktis masyarakat dan untuk itu pulalah injil-injil itu ditulis. Dalam injil-injil itu digunakan bahan tradisional, tetapi tidak diragukan bahwa disitu terdapat perubahan-perubahan dan tambahan atau pengurangan bagian-bagian tertentu yang tidak sesuai dengan tujuan penulisnya. Dan yang menimbulkan pertanyaan yaitu Bisakah Kitab Suci itu diselimuti kembali jejaknya sampai pada seorang yang konon menerima Wahyu itu pertama kalinya ?. Dari 27 perjanjian baru 14 dihubungkan dengan Paulus walaupun 4 atau 5 tersebut ditulis orang lain.
C. ASAL USUL TRINITAS
Tertulianus, pengacara Afrika yang menjelaskan doktrin Tritunggal. Tertulianus lahir di Kartago, dengan nama Quintus Septimius Florens Tertullianus, ia dibesarkan dalam keluarga berkebudayaan kafir (pagan) serta terlatih dalam kesusasteraan klasik, penulisan orasi, dan hukum. Pada tahun 196 ketika ia mengalihkan kemampuan intelektualnya pada pokok-pokok Kristen, ia mengubah pola pikir dan kesusasteraan gereja di wilayah Barat. Ia memperkenalkan istilah "Trinitas" (dari kata yang sama dalam bahasa Latin) dalam perbendaharaan kata Kristen; sekaligus kemungkinan, merumuskan "Satu Allah, Tiga Pribadi".
Ketika orang-orang Kristen Yunani masih bertengkar tentang keilahian Kristus serta hubunganNya dengan Allah Bapa, Tertulianus sudah berupaya menyatukan kepercayaan itu dan menjelaskan posisi ortodoks. Maka, ia pun merintis formula yang sampai hari ini masih kita pegang: Allah adalah satu hakikat yang terdiri dari tiga pribadi.Ketika dia menyiapkan apa yang menjadi doktrin Trinitas, Tertulianus tidak mengambil terminologinya dari para filsuf, tetapi dari Pengadilan Roma. Kata Latin substantia bukan berarti "bahan" tetapi "hak milik". Arti kata persona bukanlah "pribadi", seperti yang lazim kita gunakan, tetapi merupakan "suatu pihak dalam suatu perkara" (di pengadilan). Dengan demikian, jelaslah bahwa tiga personae dapat berbagi satu substantia. Tiga pribadi (Bapa, Putra dan Roh Kudus) dapat berbagi satu hakikat (kedaulatan ilahi).
D. KEBANGKITAN KRISTEN MENJADI AGAMA
Kristen mulai berkembang menjadi suatu agama dan diakui yaitu pada zaman Kaisar Konstantinus 1 sekitar tahun 312 Masehi. Sangat diragukan apakah Kostatinus melakukan pertobatan setelah melihat Salib ( Penglihatan akan Salib ). Bagaimanapun juga Konstatinus adalah seorang ahli politik unggul dan sangat menyanjung agama tradisi Kekaisaran Romawi yaitu agama yang memuja Dewa Matahari.
Konstatinus adalah pebisnis kawakan. Karena melihat perkembangan agama Kristen yang semakin pesat dalam wilayah Kekaisarnnya maka ia pun melebur simbol-simbol matahari menjadi Kristen yaitu Cakram matahari kuno menjadi lingkar halo para santo Katolik, Piktogram Isis yang sedang menyusui putranya diwujudkan dalam Maria yang menyusui Yesus, Mitra, altar, doksologi, komuni (tindakan makan Tuhan) diambil dari agama Pagan (Kafir) dan 25 Desember adalah hari lahir Osiris, Adonis, Dionysus dan Sri Krisna (Hindu)
Kristen menghormati hari sabat Yahudi, maka digeser Konstatinus menjadi hari minggu ( SUN-DAY), hari Matahari
E. PETEMUAN EKUMENIKAL-KONSELI NICEA
Setelah agama Kristen mendapat posisi yang aman di pemerintahan, para teolog-teolog mulai berkutat soal doktrin-doktrin agama. Salah satu doktrin yang pada saat itu sering disalah artikan adalah doktrin Tritunggal.
Arius dari Aleksandria memulai ajaran sesat Arianisme. Ajarannya akhirnya menimbulkan bentrokan antara pengikut Arianisme dan penolak ajarannya. Kaisar Konstantinus turun tangan untuk mencegah kejadian yang lebih buruk dengan mengadakan konsili di kota Nicea, Asia Kecil yang dihadiri lebih dari tiga ratus uskup. Mereka menjelaskan pandangan mereka dengan merumuskan sebuah pengakuan iman. Semua uskup kecuali dua orang setuju dan menandatangani pernyataan iman tersebut dan kedua uskup yang menolak serta Arius diasingkan oleh gereja.
Konsili Nicea bukan saja mulai menyelesaikan masalah teologi, tetapi juga menjadi teladan bagi gereja dan negara. Pada tahun-tahun berikutnya, ketika masalah rumit muncul di Gereja, maka hal itu diselesaikan melalui kebijaksanaan kolektif para uskup. Konstantinus mulai dengan praktik menyatukan negara dan gereja dalam hal mengambil keputusan. Namun, hal ini menimbulkan masalah pada abad-abad berikutnya. Dan Pada Konseli ini Yesus Putra Maria diangkat menjadi Putra Tuhan. Yesus sebelum Konseli Nicea dipandang para pengikutnya sebagai nabi yang dapat mati, seorang lelaki yang punya keagungan, tapi tak lebih dari seorang manusia, seorang fana, manusia biasa. Penetapan Yesus sebagai Putra Tuhan secara resmi diusulkan dan ditetapkan melalui Voting oleh Konseli Nicea. Karena Konstantine mengangkat Yesus maka catatan kehidupan duniawi Yesus dihapuskan dan disusun sebuah Alkitab baru.
F. Nubuwat Yesus terhadap Muhammad
aku telah berbagi Banyak hal bagi kamu, tetapi kamu tidak bisa membawanya sekarang. Bagaimana apakah (itu) ketika ia, roh itu datang sebagai pemandu [yang] kamu ke dalam semua kebenaran. Dalam Al Quran surat 61 : 6 Yesus berkata : "Hai Bani Israel, sesungguhnya aku adalah utusan Allah kepadamu, membenarkan kitab (yang turun) sebelumku, yaitu Taurat dan memberi kabar gembira dengan (datangnya) seorang Rasul yang akan datang sesudahku, yang namanya Ahmad (Muhammad)" Maka tatkala rasul itu datang kepada mereka dengan membawa bukti-bukti yang nyata, mereka berkata: "Ini adalah sihir yang nyata".
Injil Non Kanionik : Injil Santo Barnabas Mengatakan :
” Nama penghibur itu mengagumkan, Karena Allah telah memberikan nama kepadanya ketika dia menciptakan ruh-nya dan menempatkannya ke dalam cahaya gemerlapan langit. ” Allah Berfirman : Tunggulah Muhammad sebagai tempatmu akan Aku cipta Surga Firdaus, Yaitu dunia, dan banyak sekali mahluk, yang daripadanya Aku akan membuatkan hadiah untukmu, sedemikian rupa sehingga siapa saja yang menolongmu akan mendapatkan rahmatku dan siapa saja yang berlaku keji terhadapmu akan menerima Siksa-Ku. Pada saatnya Aku akan mengirimmu ke dunia. Aku akan mengirim kamu sebagai utusan-Ku untuk membebaskan, dan kata-katamu pasti benar, meskipun langit dan bumi gagal, Imanmu tidak pernah gagal, ” Muhammad adalah nama yang dirahmati Nya kemudian kerumunan orang itu pun berteriak ” Wahai Allah, kirimkanlah utusan-Mu itu kepada kami, Wahai Muhammad datanglah secepatnya untuk membebaskan dunia.
Injil Santo Barnabas disunting dan diterjemahkan oleh Loudale dan Laura Ragg.Oxford dan manuskrip yang terdapat di perpustakaan Imperial di Wina.
Injil Yahya pasal 16:12, Yesus menjelaskan ” Tetapi jika ia datang yaitu Roh kebenaran, akan membawamu kepada kebenaran, karena tiada ia berkata-kata dengan kehendaknya sendiri melainkan yang didengarnya juga akan dikatakannya....” Roh kebenaran itu tentu saja adalah Sosok Nabi Muhammad SAW.
G. Bagaimana Memahami asal muasal Kristen ?
Yesus tidak memiliki kesempatan untuk melaksanakan banyak diantara ajaran-ajarannya Ex Lukas 22 :36. dan dalam kitab injil kanionik sama sekali tidak menyebut Trinitas bahkan Santo Paulus yang memasukkan gagasan asing ke dalam Kristen tidak mengetahu Trinitas. Surat- Surat Paulus dalam perjanjian baru menangggalkan konsep ” Hamba ” bukan Putra. Tahun 45 M
Dalam Ecclesiastical History, Eusebius pamphili, Uskup Kaisaria pada abad ke 3 mengusulkan sebuah kanon kitab suci perjanjian baru, Kitab suci Perjanjian Baru diratifikasi oleh Dewan Hippo tahun 393 M, Sinode Chartage 397 M dan Dewan Carthaginia tahun 419 M. Yesus atau Isa bukanlah pencipta atau pendiri agama baru melainkan seorang rasul yang diutus untuk bangsa Israel. 3 abad pertama boleh disebut sebagai era Kristen dan tidak ada kanon resmi perjanjian baru dan tiap gereja memilki kitab dan dogmanya masing-masing.
Bagaimana memahami asal muasal agama Kristen ? Jawabannya hanya satu yaitu Paulus Tarsus !!! yang mendistorsi pesan, kenabian dan Injil Isa tidak ditemukan dalam perjanjian baru kontemporer.
Fragmen-fragmen tambahan mengenai Kenabian Isa mungkin dipelihara dalam bagian-bagian dari apa yang disebut Kitab Apokrif Era Kristen. Kanon terakhir Perjanjian baru mencakup Injil : Markus, Matius,Lukas dan Yohanes dengan mengorbankan banyak Injil ” Apokrif Lain ”. 3 yang pertama memiliki berbagai kesamaan yang mengarah pada penunjukkan ketiganya disebut sebagai Injil Sinoptik. Injil Yohanes menggambar tradisi yang berbeda dalam gereja-gereja kristen awal. Sumber Alkitab berasal dari Q ( Quelle Eijman) atau Sumber. 2 sumber tertulis & sumber Mukjizat. Q1 : 50 M, Q2 : 65 M, Q3: 75 M
H. YESUS HANYA UNTUK ORANG ISRAEL ATAU YAHUDI
Yesus sebenarnya datang hanya untuk Bani Israel atau Yahudi dan bukan untuk seluruh umat manusia maupun sekalian alam. Berikut pernyataan-pernyataan Yesus mengenai hal tersebut :
Matius 10: 5-6 / Markus 6: 6b-13 / Lukas 9:1-6, ” Dua belas orang ini diutus Yesus dengan perintah-perintah berikut : ” Janganlah pergi ke tempat orang-orang non Yahudi dan jangan memasuki Kota orang-orang Samaritan, tetapi temuilah domba-domba yang tersesat dari tanah Israel... ”
Yesus menolak menyembuhkan seorang pendeta Rematik hanya karena ibu korban adalah seorang Kanaan, salah seorang anggota kelompok etnis masyarakat yang menghuni Palestina sebelum dan kemudian berdampingan dengan Bangsa Israel.
Matius 15:21-28, Yesus meninggalkan tempat itu kemudian pergi menuju wilayah Tirus dan Sidon. Sesaat kemudian seorang perempuan Kanaan dari wilayah itu datang dan mulai berteriak ” Kasihilah aku, Tuan Putra Daud ; putriku disiksa oleh iblis ” Namun ia tidak menjawab perempuan itu sama sekali. Lalu murid-muridnya datang dan mendesaknya, sambil mengatakan ” Suruhlah ia pergi, karena ia terus menerus berteriak di belakang kami, Dia menjawab ” Aku hanya dikirim untuk domba-domba yang tersesat dari tanah Israel ” Namun perempuan itu datang dan berlutut di hadapannya, dengan mengatakan ” Tuan tolonglah aku,” Dia menjawab ” Adalah tidak adil mengambil makanan anak-anak lalu melemparkannya pada anjing-anjing” , ” Ya Tuan meskipun anjing-anjing itu makan sisa makanan yang jatuh dari meja tuannya ” Kemudian Yesus menjawab ” Ibu, Imannmu sungguh besar ! Biarkanlah terjadi sesuai dengan keinginanmu ; Dan putrinya sembuh seketika !
Matius 7:6, ” Jangan berikan yang suci kepada anjing-anjing dan jangan melemparkan mutiara di hadapan babi-babi, atau mereka akan menginjaknya dengan kaki mereka kemudian berpaling dan melukaimu ”
Demikianlah beberapa kutipan yang menyebutkan bahwa Yesus hanya untuk orang Israel dan bukan untuk seluruh dunia.
I. Persaksian akan Penyaliban Yesus
Injil Barnabas, dianggap Kanionik oleh gereja Alexandria hingga 325 M ; banyak dikutip oleh Ireanus, Uskup Lyon pada abad ke-2 M ; dan digunakan sebagai landasan untuk Vulgatanya Jerome ; terjemahan Alkitab dalam bahasa latin setelah diotorisasi oleh gereja Katolik Roma. Terdapat 2 klaim yang menggabungkan identitas 2 kitab yang berbeda, Injil Barnabas dan Surat Barnabas. Injil Barnabas adalah kitab yang dianggap Kanionik oleh gereja Alexandria ; atau setidaknya yang dibaca dalam kebaktian-kebaktian mereka ; sedangkan surat Barnabas merupakan kitab yang disebutkan oleh banyak sekali pendeta gereja awal termasuk Dementus dari Alexandria, Drigen, Eusebius dan Jerome. Kutipan Injil Barnabas : ” Ketika para tentara yang dipimpin oleh Yudas sudah mencari tempat dimana Yesus berada..... Tuhan karena melihat bahwa atas hamba-Nya, memerintahkan Gabriel, Michael, Rafael dan Uriel, para pembantu-Nya, untuk mengeluarkan Yesus dari dunia. Para malaikat suci itu pun datang dan mengambil Yesus.... Kemudian menempatkannya di Surga ketiga ditemani para malaikat dan diberkati Tuhan untuk selamanya.... Yudas kemudian mengalami perubahan suara dan wajahnya hingga ia menyerupai Yesus...para tentara kemudian mengambil dan membelenggunya, dengan mencemooh...kemudian para tentara itu pun hilang kesabaran. Dan dengan pukulan serta tendangan mereka mulai menghina Yudas. Kemudian dengan amarah yang amat sangat, mereka membawanya ke Yerusalem ( Injil Barnabas 215-217 )
” Kemudian mereka mengarak Yudas ke gunung Calvary, tempat mereka biasa menggantung para penjahat dan disanalah mereka menyalib Yudas dalam keadaan telanjang, karena kejahatan yang sangat besar. Yudas benar-benat tidak bisa melakukan apa pun kecuali menangis, ” Tuhan, mengapa engkau meninggalkan aku, dengan melihat pengamat lari dan aku mati secara tidak adil ”. Aku benar benar melihat bahwa suara, wajah dan sosok Yudas begitu mirip dengan Yesus sehingga murid-muridnya dan orang yang beriman sepenuhnya percaya bahwa dialah Yesus....Karena Yesus telah bersabda bahwa ia tidak akan mati hingga menjelang akhir dunia ; bahwa pada saat itu ia diangkat dari dunia. Namun mereka yang tetap teguh dengan ajaran Yesus begitu merasakan kesedihan yang mendalam, karena melihat dia yang mati sama sekali mirip dengan Yesus sehingga mereka tidak mengingat lagi bahwa Yesus telah bersabda.... Murid-murid yang tidak takut kepada Tuhan pergi pada malam hari ( dan ) mencuri tubuh Yudas lalu menyembunyikannya, kemudian menyiarkan berita bahwa Yesus telah dibangkitkan kembali ; itulah sumber dari munculnya kebingungan besar ( Injil Barnabas 219-221 )
Injil Yohanes : Perbuatan Yohanes 97-99 :
Dan kami seperti orang-orang yang heran atau kebingunagn, kami berlari ke sana ke mari. Demikianlah, aku melihatnya menderita serta tidak tahan dengan penderitaannya, kemudian berlari menuju bukit Zaitun, meratapi apa yang telah terjadi. Dan ketika ia digantung ( di atas tiang salib ) pada hari Jumat, pada jam 6.00 hari itu, muncullah kegelapan menyelimuti seluruh bumi. Dan Tuhanku berdiri di tengah goa dan menjelaskan hal itu seraya bersabda ” Yohanes, bagi oranr-orang yang ada di Yerusalem, aku memang disalib dan ditusuk dengan tombak dan bambu, serta diberi cuka dan empedu untuk diminum. Namun bagimu aku tengah berbicara danmendengarkan apa yang aku katakan....” dan ketia Ia selesai mengatakan hal ini ; ia menunjukkan padaku sebuag salib cahaya yang sangat kokoh, dan di sekitar salib itu ada kerumunan yang sangat besar, yang tidak memiliki bentuk tunggal : dan didalamnya ( salib itu ) terdapat satu bentuk kemiripan yang sama. Dan aku melihat Tuhan sendiri ada di atas salib. Aku adalah orang yang kini tidak bisa kamu dengar, tetapi kamu hanya bisa mendengar suara-Ku. Aku dijadikan seseorang yang bukan aku, aku bukanlah diriku bagi banyak orang lain ; tetapi apa yang akan mereka katakan tentang aku tidak berarti apa-apa untukku...Demikianlah aku tidak menderita segala hal yang mereka katakan tentang aku ; bahkan penderitaan yang aku tunjukkan kepadamu dan kepada murid-muridku dalam tarian ; itulah yang aku sebut sebagai misteri...kamu mendengar bahwa aku menderita, padahal aku tidak menderita segala hal yang akan mereka katakan tentang aku dan bahwa aku ditombak, padahal aku tidak terluka ; bahwa darah mengalir dariku, padahal tidak ada darah yang mengalir ; dan singkatnya apa yang mereka katakan tentang aku, aku tidak mengalaminya, tetapi apa yang mereka katakan, itulah hal-hal yang membuatku menderita...”
J. PENUTUP
Banyak orang di luar Islam tidak mengetahui atau menyadari bahwa umat Islam mempercayai semua kitab-kitab suci yang diturunkan oleh Allah. Zabur (Mazmur), Taurat, Injil dan Al Quran adalah bagian dari Rukun Iman orang-orang Islam. Perbedaan pandangan umat Islam ialah umat Islam berpendapat kitab-kitab yang terdapat di dalam Perjanjian Lama dan Perjanjian Baru bukanlah dalam bentuknya yang asli. Dan Alqur'an telah menyempurnakan semua kitab-kitab itu. Umat Islam dapat menemukan Allah di dalam Yesus tanpa mendewakannya, dan lebih dari itu sesungguhnya Yesus merupakan hambatan bagi mereka dalam hal menemukan Allah pada Yesus, lantaran pendewaan merupakan hambatan dalam mencari Yesus bagi apapun di balik Yesus.Suatu Jembatan Dialog antara Kristen dan Islam perlu dikembangkan dalam mencari potret diri Yesus. Kebenaran yang nyata telah tersirat di dalam Al-Quran maka penggalian tentang kebenaran berdasarkan Al-Quran adalah suatu rangkaian positif dalam usaha penyelamatan umat kepada ajaran yang benar. Islam sangat menghormati nabi Isa, kelahiran mahluk manusia tanpa ayah, sebagaimana terjadi pada Yesus merupakan mukjizat Allah yang luar biasa, sebelumnya juga terjadi pada nabi Adam ( tanpa ayah dan ibu ). Mempelajari kembali agama Allah yang benar dapat menuntun manusia mencapai kebenaran itu sendiri.
Pertanyaan : Apakah kita harus mengikuti ajaran manusia tentang agama sementara ada ajaran agama yang benar yang diturunkan oleh Allah SWT lewat Rasulnya yang mulia Nabi Muhammad SAW ?
Hasrat : Seandainya orang Katolik atau Kristen mau berpikir ?
BERPIKIRLAH ?

1 komentar:
bagus ternyata ajaran kristen keliru
Posting Komentar